Tampilkan postingan dengan label Tips Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Tips Mengendalikan Emosi Saat Puasa

Tips Mengendalikan Emosi Saat Puasa - Puasa tak hanya menahan lapar dan haus, namun juga harus bisa mengendalikan emosi. Sayangnya, tak mudah melakukannya. Aku sendiri juga sangat sulit kalau mengendalikan emosi saat puasa. Walaupun masih disimpan di dalam hati, rasanya kalau emosi ya emosi. Jadi ini aku berikan beberapa tips untuk mengendalikan emosi saat puasa.

1. Kenali emosi Anda 

Ketahui apa yang Anda rasakan, apakah senang, sedih, takut, atau marah. Dengan mengenali baik-baik apa yang sebenarnya Anda rasakan, Anda akan lebih mudah memahami cara menuntaskannya. 

Rasa cemburu, misalnya, merupakan penjelmaan dari rasa takut, takut tidak mampu terlihat lebih baik dari orang lain, atau merasa dijauhi karena tak bisa menjadi yang terbaik.

2. Jangan Dipendam 

Anda mungkin takut tak dapat menahan diri atau membuat orang lain tersinggung jika Anda meluapkan emosi Anda. Namun memendam emosi seorang diri bukanlah hal yang baik bagi kesehatan psikis Anda. Ada kalanya Anda harus mengekspresikan apa yang ada dalam benak Anda, melalui curhat bersama seorang sahabat atau mengungkapkannya melalui hobi.

3. Berkaca dari Pengalaman 

Pernahkah Anda terlibat dalam masalah baru saat Anda tak lagi mampu untuk menahan emosi? Menghajar seorang rekan kerja, misalnya? Atau mengalami kecelakaan saat kebut-kebutan di jalanan untuk melampiaskan emosi? 

Lain kali jika Anda ingin mengeluarkan emosi dengan cara yang nekat, ingatlah resiko yang harus Anda hadapi di pengalaman sebelumnya. Anda pasti tak ingin mendapat masalah baru dan menambah amarah, kan?


4. Cari Ketenangan 

Asingkan diri sejenak dari keramaian, beberapa menit saja hingga Anda dapat meredakan emosi yang menguasai benak Anda. Duduk, berdiri, atau berbaring, carilah posisi yang paling nyaman untuk menenangkan diri. 

Kemudian pikirkan baik-baik apa yang melintas di benak Anda. Apakah Anda merasa takut dikeluarkan dari pekerjaan, menyakiti perasaan sahabat, atau merasa gagal dengan rencana yang telah lama dibuat, ketahui dengan jelas dugaan apa yang membuat Anda merasa stress.

5. Segera Cari Solusi Setelah Emosi Reda 

Setelah menenangkan diri dan menurunkan kadar emosi di diri Anda, kini saatnya untuk mencari sejumlah opsi sebagai solusi untuk permasalahan Anda. Buat beberapa pilihan agar Anda memiliki opsi cadangan jika salah satunya gagal.

Apakah Anda sudah bisa mengendalikan Emosi saat Puasa?? :)

Semoga Bermanfaat ya

»»  Baca Selengkapnya...

Tips Cerdas Mengatur Dana Mudik Lebaran

Tips Cerdas Mengatur Dana Mudik Lebaran - Bulan ramadhan sudah dekat, hal yang paling ditunggu selain ibadah sebanyak-banyaknya di bulan yang penuh rahmat ini adalah mudik atau pulang kampung untuk lebaran.

Faktor yang sangat penting agar kita bisa mudik dengan lancar adalah kesiapan kesehatan dan dana, disini aku akan membahas bagaimana mengelola dan dengan bijak hingga anda bisa mudik dengan tenang, terutama jika dana yang anda miliki pas-pasan.

Tips Cerdas Mengatur Dana Mudik Lebaran Pertama yang harus dilakukan adalah membuat daftar/list rencana pengeluaran yang akan dipakai mudik, seperti :

-Harga tiket pulang pergi (PP) dikalikan jumlah keluarga
-Kalau anda menggunakan kendaraan pribadi, hitung biaya mulai start dari rumah sampai di tujuan (PP) mulai dari uang BBM, tol, makan dan lain-lain/
-Siapkan dana untuk membayar zakat, baik itu zakat fitrah maupun zakat mal.
-Jangan lupa hitung dana untuk keperluan di kampung nanti.
-Tetap siapkan dana untuk dana tak terduga, sekitar 10% dari budget anda

Setelah anda mengetahui estimasi biaya yang dibutuhkan, mulai dari sekarang siapkan sumbernya, apakah itu dari gaji, THR maupun dari hasil bisnis anda, setelah mudik nanti, gunakan dana anda dengan cermat dan cerdas, usahakan tidak keluar dari list yang telah anda buat.

Saranku, jangan sekali-kali mudik tanpa perhitungan cermat di awal, karena akan membuat anda bingung untuk mengelolanya apalagi jika dana anda pas-pasan.

Sekian postingan tentang Tips Cerdas Mengatur Dana Mudik Lebaran untuk kalian.

Semoga bermanfaat ^^

»»  Baca Selengkapnya...

Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa - Bau mulut sudah biasa dalam puasa. Selama menjalankan ibadah puasa, masalah bau mulut seringkali menimbulkan ketidaknyamanan. Masalah yang kerap terjadi menjadi hambatan dalam pergaulan dan membuat minder.


Saat berpuasa, produksi air liur dalam mulut dan dalam saluran pencernaan berkurang sehingga menjadi lebih kering. Akibatnya timbul halitosis atau bau mulut.

Bau mulut juga dapat disebabkan penyakit sistemis seperti liver, lambung, saluran pernapasan serta ginjal akut. Sedangkan penyakit gigi dan mulut penyebab napas tak segar di antaranya gigi berlubang, radang gusi, gingivitis karena karang gigi, dan periodontitis.

Sebenarnya bau mulut saat menjalankan puasa tak perlu dirisaukan. Simak beberapa tips sederhana mencegah bau mulut selama puasa, seperti dikutip dari holisticcare-dentalclinic.

1. Menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dan lidah secara benar. Bersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi. Jika menggunakan cairan kumur, jangan memakai cairan dengan kandungan alkohol di atas 25 persen karena memicu risiko kanker rongga mulut.

2. Periksa ke dokter gigi Anda minimal enam bulan sekali. Bila ada waktu, lakukan spa gigi dua kali dalam sebulan untuk menjaga kesehatan gigi.

3. Hindari rokok dan alkohol karena berefek memperburuk status kebersihan mulut yang memicu terjadinya gingivitis dan periodontitis. Alkohol mengurangi produksi air liur yang akan memperparah bau mulut.

4. Perbanyak konsumsi buah-buahan pengusir bau mulut seperti apel, bengkuang dan wortel. Teh hijau mengandung bahan aktif catechin yang dapat menghilangkan plak, menurunkan kadar gula, dan membunuh bakteri penyebab bau mulut. Minumlah 2-5 cangkir teh hijau sehari.

5. Keju yang rendah karbohidrat, tinggi kalsium dan mengandung fosfat, dapat memperkuat email gigi, meningkatkan produksi air liur dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.

6. Perbanyak konsumsi air putih minimal satu liter atau delapan gelas sehari selama berbuka hingga sahur. Ini untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh.

7. Asup makanan probiotik seperti yogurt yang memelihara pencernaan dan menghambat bau mulut

Sekian postingan dari KEBON TIPS mengenai  Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Semoga Bermanfaat....

»»  Baca Selengkapnya...